http://jasagol88.info/?p=2548

Karena Virus Corona Apakah Klub Premier League Kena Potong Gaji? Tidak menentunya perkembangan masa 2019 atau 2020 dapat berakibat pada situasi keuangan klub Premier League. Klub-klub Premiership Rugby telah memotong pendapatan pemeran sampai 20 persen, apakah ini hendak terjalin di sepak bola?

Premier League terkini saja mengadakan pertemuan dengan klub pada Kamis (19 atau 3 atau 2020) kemarin. Pertemuan ini diselenggarakan buat mangulas suasana terbaru terpaut endemi virus corona serta kodrat pertandingan masa 2019 atau 2020.

Karena Virus Corona Apakah Klub Premier League Kena Potong Gaji?

Karena Virus Corona Apakah Klub Premier League Kena Potong Gaji?

Pihak Premier League serta klub sudah melaporkan komitmen menyelesaikan masa 2019 atau 2020. Walaupun belum nyata semacam apa formatnya. Tidak hanya itu, penangguhan pertandingan diperpanjang hingga 30 April 2020.

Jika suasana tidak pulih, klub-klub Inggris akan kelabakan. Bahaya dari bagian keuangan menanti, terlebih untuk klub dengan kantung yang pipih. Karena, saat ini pendapatan klub menurun ekstrem sebab tidak terdapat perlombaan.

Klub Rugby Inggris Potong Pendapatan Pemain

Belum terdapat berita klub Premier League yang melaksanakan penyembelihan pendapatan para aktornya. Apalagi, Manchester United sudah membuat komitmen akan senantiasa melunasi karyawan serta para pekerja mereka yang terikat kontrak dengan klub. Jumlah pekerja United lebih dari 3.000 orang.

Di bagian lain, klub-klub Premiership Rugby, diambil dari The Sun, saat ini tengah menimbang alternatif buat memotong pendapatan aktornya sampai 25 persen. Mereka mau para pemeran ambil bagian buat melindungi situasi klub yang lagi susah.

Premiership Rugby, semacam perihalnya Premier League, pula terhambat sebab endemi virus corona. Pertandingan wajib dihentikan sampai 20 April. Tetapi, bertepatan pada itu belum tentu serta akan membiasakan dengan suasana yang terdapat.

Salah satu klub Premiership Rugby, Northampton Saints, kehabisan pemasukan sampai 1,6 juta pounds sebab tidak terdapat perlombaan. Mereka mulai mengajak pemeran ucapan terpaut alternatif penyembelihan pendapatan sampai 25 persen buat melindungi klub.

Pimpinan Federasi Pemeran Rugby, Damian Hopley, berambisi terdapat kejelasan terpaut status yang terjalin. Damian Hopley mau lekas ditemui pemecahan yang pas buat klub serta pemeran.

Gimana Sepak Bola?

Sepanjang ini, belum terdapat satu juga klub di Inggris, spesialnya klub Premier League, yang berdialog pertanyaan pendapatan para aktornya. Tetapi, bukan tidak bisa jadi apa yang terjalin di Rugby pula hendak menyebar ke Premier League.

Di Prancis, Lyon telah membuat tahap dengan meliburkan seluruh kegiatan klub. Karyawan serta pegawai Lyon saat ini berkedudukan pengangguran parsial serta tidak menemukan pendapatan. Perihal ini pula legal buat pata pemeran serta karyawan instruktur.

Para pemeran Borussia Monchengladbach malah mengutip inisiatif buat memotong gajinya. Yan Sommer serta kolaborator berkenan gajinya dipangkas supaya finansial klub senantiasa segar serta klub dapat melunasi pendapatan para pegawai serta karyawan klub yang lain.

Source : The Sun