http://jasagol88.info/?p=2015

Kartu Merah Son Heung-min Dicabut Wasit Diragukan Keabsahannya? Kartu merah Son Heung-min usai tekelnya pada Andre Gomes dicabut oleh suatu panel independen, membenarkan kesalahan wasit Martin Atkinson.

Keputusan ini diumumkan dekat separuh jam kemudian pada Rabu (6/11) dinihari. Kartu merah striker Tottenham Son Heung-min yang diterimanya sehabis melaksanakan tekel kepada Andre Gomes sudah dicabut oleh PSSI-nya Inggris. Tekel yang dicoba Son berujung pada luka terputarnya pergelangan kaki gelandang Everton tersebut. Kejadian ini jadi fokus ulasan utama pertandingan Liga Inggris yang usai dengan skor 1-1 tersebut.

Wasit Martin Atkinson awal mulanya menampilkan kartu kuning kepada Son. Saat sebelum dia mengubahnya jadi kartu merah usai melihat dari bahu Son serta memandang luka parah yang dirasakan Andre Gomes. Dengan kartu merah itu striker Korea Selatan tersebut diusir dari lapangan sebab alibi pelanggaran sungguh-sungguh.

Kartu Merah Son Heung-min Dicabut Wasit Diragukan Keabsahannya?

Kartu Merah Son Heung-min Dicabut Wasit Diragukan Keabsahannya?

Tetapi pada Rabu (6/11) dinihari suatu komisi regulator independen setuju kalau kartu merah kelewatan. Serta tidak didasarkan pada ketentuan yang berlaku. Siaran ulang tv menampilkan kalau Gomes mengidap luka sehabis tekel Son serta saat sebelum ia bertabrakan dengan full-back Serge Aurier.

Menarangkan keputusan Atkinson, Liga Inggris pada hari pertandingan berkata. “Kartu merah dikeluarkan buat Son sebab membahayakan keselamatan seseorang pemain, yang terjalin bagaikan konsekuensi dari tantangan awal mulanya.”

Bos Tottenham Mauricio Pochettino berkata son sama sekali tidak bernazar melukai Gomes serta yakin sistem video asisten wasit (VAR). Ssepatutnya dapat digunakan buat membatalkan kartu merah tadi. “Telah jelas bukan iktikad Son buat menghasilkan permasalahan yang terjalin sesudahnya (luka Andre Gomes). Susah dipercaya terdapat kartu merah,” katanya. Gomes sendiri telah diizinkan kembali dari rumah sakit sehabis pembedahan buat membetulkan dislokasi fraktur ataupun retak serta perpindahan yang terjalin pada pergelangan kaki kanannya.

Son turut dan tandang ke Belgrade bersama rombongan Tottenham buat pertandingan Liga Champions di kandang Red Star serta pelatih Spurs Mauricio Pochettino berkata kalau pemain Korea Selatan itu telah jauh lebih baik secara kejiwaan. “Ia baik-baik saja,” kata manajer itu. “Ia merasa terpukul sehabis kejadian itu. Itu merupakan kombinasi dari segalanya. Sehabis sebagian hari, ia dalam keadaan yang sangat baik.”

Semenjak Dini Kartu Merah Son Heung-min Diragukan Keabsahannya

Kartu Merah Son Heung-min Dicabut Wasit Diragukan Keabsahannya?

Kemarin kami pula telah merendahkan asumsi dari pensiunan wasit Mark Halsey, yang menuding Martin Atkinson tidak ketahui ketentuan game sepak bola.”Aku nonton langsung tantangan Son Heung-Min yang ceroboh terhadap Andre Gomes serta berpikir sama semacam Martin Atkinson-kartu kuning. Penyerang Tottenham itu [berusaha] menyangkal serbuan potensial, namun aku tidak berpikir itu merupakan perebutan bola yang sungguh-sungguh serta kartu merah,” kata Halsey semacam dilansir The Sun.

“Pelanggaran Son tidak membahayakan keselamatan pemain serta hanya sial saja kalau paku-paku sepatu gelandang Everton Gomes tersangkut di rumput saat sebelum tabrakan seram dengan Serge Aurier. Awal mulanya, Atkinson memegang kartu kuning namun sehabis memandang respon di wajah pemain serta kerumunan[penonton] ia berpikir sejenak dengan meletakkannya kembali di sakunya. Dengan emosi yang terus menjadi memuncak, Atkinson setelah itu menghasilkan kartu merah bersumber pada respons manusianya.”

“Kita tidak ketahui apakah pejabat VAR Anthony Taylor ikut serta, namun teknologi hebat itu dapat menolong Atkinson. Son sudah dikartumerah buat konsekuensi malang dari apa yang terjalin berikutnya, bukan sebab pelanggaran itu sendiri. Jadi aku wajib mengajukan persoalan, semenjak kapan hukum (ketentuan) game [sepak bola] berkata hasil pelanggaran memastikan aksi disipliner yang pas? Itu tidak terdapat dalam hukum game. Ini ialah suatu keputusan yang salah buat mengusir Son serta bila VAR ikut serta, aku yakin pemain Korea Selatan tersebut tidak hendak diusir.”