Antonio Conte

Pujian Setinggi Langit Conte Diucap Bagaikan Messi nya Pelatih Suatu pujian besar disematkan kepada Antonio Conte dari bek muda Inter Milan, Alessandro Bastoni. Laki- laki asal Italia itu diucap bagaikan Lionel Messi tipe pelatih.

Prestasi Conte sejak melatih Juventus pada tahun 2011 kemudian memanglah tidak dapat ditatap sebelah mata. Dia merupakan pionir kebangkitan Bianconeri pasca permasalahan Calciopoli serta langsung mempersembahkan gelar juara Serie A pada masa perdananya.

Pada tahun 2014, dia memutuskan hengkang dari Juventus kemudian melatih Timnas Italia sepanjang 2 masa. Walaupun tidak menciptakan gelar, tetapi laki- laki berusia 50 tahun tersebut sanggup mengantar Gli Azzuri menggapai melaju sampai babak semifinal Piala Eropa 2016.

Pujian Setinggi Langit Conte Diucap Bagaikan Messi nya Pelatih

 

Pujian Setinggi Langit Conte Diucap Bagaikan Messi nya Pelatih

Setelah itu, Conte melanjutkan kiprahnya di Inggris bersama Chelsea. Dia langsung menyumbang gelar Premier League pada tahun pertamanya. Kemudian, saat sebelum dipecat pada akhir masa selanjutnya, dia masih pernah membagikan trofi FA Cup.

Lionel Messi Tipe Pelatih

Tidak tidak sering prestasi tersebut mengundang banyak pujian dari bermacam golongan. Salah satunya tiba dari Bastoni yang berstatus bagaikan pemain muda Inter Milan dikala ini. Dia menyebut Conte bagaikan Messi dalam tipe pelatih.

“Seluruhnya sangat menyanjung Conte serta aku cuma menerima konfirmasi soal betapa hebatnya ia. Sepanjang yang aku ketahui, Conte merupakan Messi- nya pelatih,”ucap Bastoni kepada La Gazzetta dello Sport.

“Ia fenomenal, memiliki ilham sepak bola yang luar biasa serta senantiasa mau melanda. Agenda latihannya betul- betul berat, tetapi sama pula semacam Gian Piero Gasperini dikala aku bermain buat Atalanta,”lanjutnya.

“Perbedaannya merupakan kami berlatih di Cina sepanjang masa panas serta kelembapannya luar biasa, jadi aku akui kalau kami sangat kesusahan. Tetapi dikala tingkat kualitasnya bertambah, kamu juga wajib tingkatkan game kamu buat menyamainya,”tambahnya.

Dapat Memberikan Nuansa Perubahan

Dengan metode melatih Conte, Bastoni yakin kalau Inter Milan dapat membagikan pergantian terhadap jalannya Serie A dalam sebagian tahun terakhir. Tetapi saat sebelum itu, terdapat proses berat yang wajib dilalui, ialah membagikan pembuktian.

“Tidak butuh menyangkalnya, kami inign mengganti jalannya masa Serie A yang sudah berlangsung belum lama ini. Kami mempunyai pelatih dan skuat buat melaksanakan itu, tetapi wajib meyakinkan pada tiap pertandingan,”tandasnya.

Aksi Inter Milan dapat kembali disaksikan pada akhir minggu depan. Mereka hendak berjumpa dengan Udinese di markas kebanggaannya, Giuseppe Meazza, pada hari Minggu( 15/ 9/ 2019) mendatang dalam laga minggu ketiga Serie A.