Skip to main content
Kasus tunggakan gaji yang dialami Sriwijaya FC (SFC) terus bergulir

Sriwijaya FC yang Digugat 28 Pemain Belum Menemui Titik Terang

Sriwijaya FC yang Digugat 28 Pemain Belum Menemui Titik Terang – 28 pemain Sriwijaya FC melayangkan gugatan kepada manajemen karena menunggak pembayaran gaji pemain musim 2018 hingga mencapai Rp 2,9 miliar. Dua pemain Sriwijaya FC, Rangga Pratama dan Berry Rahmanda, didampingi kuasa hukum Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), mendaftarkan pengajuan gugatan tersebut ke Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang, (25/4).

Sriwijaya FC yang Digugat 28 Pemain Belum Menemui Titik Terang

Rangga mengatakan, langkah yang diambil tersebut merupakan keputusan yang cukup sulit. Terutama, dirinya pemain asal Sumatera Selatan. Namun, tidak ada jalan lain selain gugatan karena upaya jalan damai sebelumnya selalu menemui jalan buntu.

“Bertemu manajemen sudah, tapi tidak ada titik temu. Sampai akhirnya kita melapor ke APPI untuk melayangkan gugatan,” katanya.

Meski demikian, Rangga mengatakan, para pemain Sriwijaya FC masih tetap membuka kesempatan untuk bertemu kembali dengan manajemen untuk berdiskusi mencari penyelesaian masalah tersebut.

“Kalau manajemen masih mau mengajak bertemu, kami buka pintu damai. Akan kami terima iktikad baik. Tapi gugatan ini juga jalan terus,” katanya.

Kuasa Hukum APPI, Riza Hufaida, mengatakan pihaknya mendaftarkan gugatan terhadap para tergugat, yakni PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen Sriwijaya FC, PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSSI, dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Menurutnya, pemain Sriwijaya FC mengaku sudah berupaya bertemu manajemen untuk membicarakan gaji dan down payment (DP) yang hingga kini belum dibayar tersebut secara kekeluargaan. Namun, tidak juga menemukan solusi. Hingga akhirnya, para pemain mendatangi APPI meminta bantuan hukum.

“Di samping itu juga, pemain semakin kecewa karena klub malah merekrut pemain baru. Informasinya, pemain baru ini sudah dibayarkan DP-nya oleh klub. Seharusnya klub bayar pemain lama dulu baru rekrut pemain baru,” katanya.

Riza mengatakan, APPI sudah mengikuti ketentuan dalam upaya penyelesaian tuntutan dibayarkannya gaji pemain ini. Berawal dari membuat surat konfirmasi terhadap manajemen, hingga 3 kali melayangkan surat somasi. Namun, belum juga mendapat solusi.

Sriwijaya FC yang Digugat 28 Pemain Belum Menemui Titik Terang

Sriwijaya FC yang Digugat 28 Pemain Belum Menemui Titik Terang

Kasus tunggakan gaji yang dialami Sriwijaya FC (SFC) terus bergulir. Problem tersebut sebetulnya sudah terjadi pada pertengahan tahun 2018 ketika Laskar Wong Kito mengalami masalah finansial pada putaran kedua Liga 1. Nah, akibatnya hingga kini gaji pemain Sriwijaya FC belum dibayar oleh manajemen.

Sementara itu, Rangga Pratama sangat berharap agar kasus tersebut segera menemukan titik terang. “Semoga masalah ini cepat selesai, dan semoga masalah tunggakan gaji ini terakhir kali di SFC. Semoga hanya kami saja yang terakhir merasakan hal seperti ini,” ujar Rangga.

“Kemarin memang saya dan Bery yang mewakili karena kebetulan kami berdua yang berada di Palembang,” beber kiper 23 tahun itu. “Semua melapor termasuk pemain SFC yang sekarang dipertahankan musim ini,” imbuh Rangga.

shares